Mengenal 9 Pokok Kebijakan pada Rancangan Permendikbud Tentang Petunjuk Teknis BOS Tahun 2021

Mengenal 9 Pokok Kebijakan pada Rancangan Permendikbud Tentang Petunjuk Teknis BOS Tahun 2021



Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan merilis Pokok-Pokok Kebijakan Rancangan Permendikbud tentang Petunjuk Teknis BOS Tahun 2021. Secara umum, isi dari kebijakan tersebut meliputi Tujuan BOS, Syarat dan Kriteria Penerima BOS, Penetapan Sekolah Penerima, Satuan Biaya BOS, Penggunaan Dana BOS, Pelaporan, Pengembalian Dana, Sisa Dana.

9 Pokok Kebijakan pada Rancangan Permendikbud Tentang Petunjuk Teknis BOS Tahun 2021

Berikut penjelasan dari 9 pokok kebijakan tersebut:

1. Tujuan BOS

Kita awali dengan Tujuan dari Biaya Operasional Sekolah (BOS). Untuk tujuan BOS sendiri masih tetap masa, alias tidak mengalami perubahan yaitu sebagaimana tersebut di bawah ini:
  1. Membantu biaya operasional sekolah yang belum terpenuhi oleh pemerintah daerah dan/atau dari sumber lainnya;
  2. Mendukung pemerataan akses layanan Pendidikan;
  3. Meningkatkan mutu pembelajaran.

2. Syarat dan Kriteria Penerima BOS

Ada beberapa poin mengalami perubahan pada Syarat dan Kriteria Penerima BOS, yaitu:
  • [BOS 2020] memiliki izin operasional yang berlaku bagi Sekolah yang diselenggarakan oleh masyarakat yang terdata pada Dapodik. [RPM Juknis 2021] memiliki izin menyelenggarakan pendidikan yang berlaku bagi Sekolah yang diselenggarakan oleh masyarakat yang terdata pada Dapodik.
  • [BOS 2020] memilki jumlah Peserta Didik paling sedikit 60 (enam puluh) Peserta Didik selama 3 (tiga) tahun terakhir[RPM Juknis 2021] memilki jumlah Peserta Didik paling sedikit 60 (enam puluh) Peserta Didik selama 3 (tiga) tahun terakhir saat cut off tahun berjalan *).
*) Catatan:
  1. dikecualikan bagi: Sekolah Terintegrasi (SATAP), SDLB, SMPLB, SMALB, dan SLB; Sekolah yang berada di Daerah Khusus yang ditetapkan Kementerian; dan Sekolah yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah yang berada di wilayah dengan kondisi kepadatan penduduk yang rendah dan secara geografis tidak dapat digabungkan dengan Sekolah lain.
  2. Apabila jumlah peserta didik pada satuan pendidikan seperti pada nomor 1 kurang dari 60, maka besaran dana BOS diberikan sebesar 60 peserta didik.

4. Penetapan Sekolah Penerima

Pada poin ini, berdasarkan Permendikbud No.19 Tahun 2020 bahwa:
 
Penetapan Sekolah penerima dana BOS Reguler berdasarkan data pada Dapodik per tanggal 31 Agustus

Dan akan mengalami perubahan pada Rancangan Juknis BOS 2021 menjadi:

Penetapan Sekolah penerima dana BOS Reguler ditetapkan setiap tahun pelajaran berdasarkan data pada Dapodik per tanggal 31 Agustus.

5. Satuan Biaya BOS

Satuan Biaya BOS Regular berdasarkan Permendikbud No.19 Tahun 2020 adalah sebagai berikut:
  • Rp 900.000,- /siswa SD/tahun
  • Rp 1.100.000,-/siswa SMP/tahun
  • Rp 1.500,000-/siswa SMA/tahun
  • 1.600.000,-/siswa SMK/tahun
  • 2.000.000,-/siswa SLB/tahun
Untuk perubahan pada Juknis BOS Tahun 2021 bahwa Satuan biaya BOS Tahun 2021 ditetapkan oleh Menteri dimana besaran satuan biaya bersifat majemuk dan dihitung berdasarkan dua indikator, yaitu indeks kemahalan konstruksi (IKK) dan indeks peserta didik (IPD).

Berikut rentang dan sebaran satuan biaya BOS Regular Tahun 2021

6. Mekanisme Penyaluran

Pada bagian Mekanisme Penyaluran tidak mengalami perubahan yakni Penyaluran dilakukan oleh Kementrian Keuangan (Kemenkeu) melalui Kas Umum Negara (KUN) dalam 3 tahapan. Kemudian Laporan realisasi sebagai syarat penyaluran dan setelah itu Dana BOS diterima langsung di sekolah.

7. Penggunaan Dana

Pada poin ini juga tidak mengalami perubahan di juknis BOS Tahun 2021 yakni masih tetap 12 Komponen yang ditanggung oleh BOS Regular, yaitu:
  1. Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)
  2. Pengembangan Perpustakaan
  3. Kegiatan Pembelajaran dan Ektrakulikuler
  4. Kegiatan Asesmen/ Evaluasi Pembelajaran
  5. Administrasi Kegiatan Sekolah
  6. Pengembangan Profesi Tenanga Kependidikan
  7. Langganan Daya dan Jasa
  8. Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Sekolah
  9. Penyediaan Alat Multimedia Pembelajaran
  10. Penyelenggaraan Bursa Kerja Khusus, Prakter Kerja Industri, PKL dalam negeri, Pemantauan Kebekerjaan, Pemagangan Guru, dan Lembaga Sertifikasi
  11. Penyelenggaraan Ujian Kompetensi Keahlian, Sertifikasi Kompetensi Keahlian, Uji Kompetensi Bahasa Asing berstandar Internasional.
  12. Pembayar Honor

8. Pelaporan Dana

Beberapa perubahan pada poin Pelaporan Penggunaan dana BOS di Juknis BOS 2021, yaitu:

Aspek Pelaporan
Pada Rancangan Peraturan Menteri (RPM) Juknis BOS 2021, aspek pelaporan mengalami perubahan sebagai berikut:

Pelaporan menjadi persyaratan dalam penyaluran:
  • Tahap I menjadi persyaratan Tahap II tahun berjalan.
  • Tahap II menjadi persyaratan penyaluran Tahap I tahun berikutnya
  • Tahap III menjadi persyaratan penyaluran Tahap II tahun berikutnya.
Pengembalian Dana
Pengembalian dana BOS Regular diberlakukan bagi Sekolah dengan ketentuan:
  1. Sekolah yang menolak dana BOS Reguler setelah dana BOS Reguler disalurkan; dan
  2. Sekolah tutup/merger setelah dana BOS Reguler disalurkan.
Sanksi
Sekolah yang tidak ditetapkan penerima BOS Reguler dan/atau tidak menerima dana BOS Reguler maka:
  1. Bagi Sekolah yang diselenggarakan oleh Pemerintah daerah biaya operasionalnya menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah sesuai kewenangannya.
  2. Bagi Sekolah yang diselenggarakan oleh masyarakat biaya operasionalnya menjadi tanggung jawab badan hukum penyelenggara.

9. Sisa Penggunaan Dana

Dalam hal terdapat sisa dana BOS Reguler tahun anggaran sebelumnya pada Sekolah, maka sisa dana BOS Reguler tetap digunakan oleh Sekolah dengan ketentuan:
  • telah dicatatkan dalam rencana kerja dan anggaran sekolah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; dan
  • sesuai dengan petunjuk teknis BOS Reguler tahun anggaran berjalan.
Demikian beberapa info tentang 9 Pokok Kebijakan pada Rancangan Permendikbud Tentang Juknis BOS Tahun 2021. Dari hal yang tersebut di atas terdapat beberapa perubahan pada poin Syarat dan Kriteria Penerima, Besaran Biasa, dan Penetapan Sekolah Penerima.

Previous Post
Next Post

post written by:

0 Comments: