Buletin
Memuat...
Beberapa Penjelasan dan Pertanyaan Seputar Bantuan Kuota Data Internet dari Kemendikbud 2020

Beberapa Penjelasan dan Pertanyaan Seputar Bantuan Kuota Data Internet dari Kemendikbud 2020

Dalam mendukung proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bersama operator seluler di Indonesia memberikan bantuan kuota data internet kepada para pendidik dan peserta didik. Kuota data ini nantinya digunakan untuk melakukan pembejaran secara daring oleh guru/dosen dan siswa/mahasiswa. Kuota data internet itu sendiri terbagi menjadi dua jenis, yaitu Kuota Umum dan Kuota Belajar.

Kuota Umum adalah kuota yang dapat digunakan untuk mengakses seluruh laman situs dan aplikasi, sedangkan Kuota Belajar adalah kuota yang hanya dapat digunakan untuk mengakses laman dan aplikasi pembelajaran saja.

Berikut adalah situs-situs yang bisa diakses oleh peserta didik menggunakan Kuota Belajar mereka.

  • aksi.puspendik.kemdikbud.go.id/membacadigital
  • bersamahadapikorona.kemdikbud.go.id
  • bse.kemdikbud.go.id
  • buku.kemdikbud.go.id
  • cambridgeenglish.org
  • elearning.gurudaringmilenial.id
  • guruberbagi.kemdikbud.go.id
  • icando.co.id
  • indihomestudy.com
  • infomedia.co.id

Untuk Aplikasi yang bisa diakses dengan Kuota Belajar adalah:

  • Aplikasi dan website Aminin
  • Aplikasi dan website Ayoblajar
  • Aplikasi dan website Bahaso
  • Aplikasi dan website Birru
  • Aplikasi dan website Cakap
  • Aplikasi dan website Duolingo
  • Aplikasi dan website Edmodo
  • Aplikasi dan website Eduka system
  • Aplikasi dan website Ganeca digital
  • Aplikasi dan website Google Classroom
  • Aplikasi dan website Kipin School 4.0
  • Aplikasi dan website Microsoft Education
  • Aplikasi dan website Quipper
  • Aplikasi dan website Ruang Guru
  • Aplikasi dan website Rumah Belajar
  • Aplikasi dan website Sekolah.Mu
  • Aplikasi dan website Udemy
  • Aplikasi dan website Zenius
  • Aplikasi Whatsapp

Untuk Video Conferensi yang bisa diakses oleh Kuota Belajar adalah:

  • Cisco Webex
  • Google Meet
  • Microsoft Teams
  • U Meet Me
  • Zoom

Adapun untuk besaran kuota yang didapat adalah sebagai berikut:

Peserta Didik Jenjang PAUD

Mendapatkan sebesar 20 GB / bulan, dengan rincian sebagai berikut:
  • 5 GB Kuota Umum
  • 15 GB Kuota Belajar
  • Durasi bantuan selama 4 bulan

Peserta Didik Jenjang Dasar dan Menengah

Mendapatkan sebesar 35 GB / bulan, dengan rincian sebagai berikut:
  • 5 GB Kuota Umum
  • 30 GB Kuota Belajar
  • Durasi bantuan selama 4 bulan

Pendidik (Guru) Jenjang PAUD dan Pendidikan Dasar dan Menengah

Mendapatkan kuota data internet sebesar 42 GB / bulan, dengan rincian sebagai berikut:
  • 5 GB Kuota Umum
  • 37 GB Kuota Belajar
  • Durasi bantuan selama 4 bulan

Dosen dan Mahasiswa

Mendapatkan kuota data internet sebesar 50 GB / bulan, dengan rincian sebagai berikut:
  • 5 GB Kuota Umum
  • 45 GB Kuota Belajar
  • Durasi bantuan selama 4 bulan
Cara mendapatkannya adalah, setiap peserta didik mendaftarkan nomor ponselnya yang masih aktif (yang digunakan untuk data internet) kepada Operator Sekolah untuk dimasukkan ke database verval ponsel kemendikbud. Nantinya di situs verval ponsel kemendikbud dilakukan verifikasi oleh pihak operator selular (provider) yang kemudian akan dilanjutkan dengan pembuatan Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) oleh pihak sekolah. Surat ini nantinya akan ditandatangani oleh Kepala Satuan Pendidikan tersebut dengan dibubuhi oleh materai 6000. Setelah itu Operator sekolah akan mengungggah SPTJM tersebut untuk kemudian ditindaklanjuti oleh pihak pemberi kuota data internet.

Beberapa pertanyaan seputar kuota data internet Kemendikbud 2020

Berikut ini merupakan kumpulan tanya jawab mengenai topik kuota data internet yang bisa dirangkum.

1. Apakah yang dimaksud dengan bantuan kouta data internet yang diberikan oleh Kemdikbud?

Jawab:
Bantuan kuota data internet adalah bantuan yang diberikan Kemendikbud kepada siswa, guru, mahasiswa, dan dosen berupa kuota internet seluler dengan tujuan untuk menunjang pelaksanaan belajar dari rumah pada masa pandemi Corona Virus Diseases 2019 (COVID-19).

Bantuan kuota data internet seluler tersebut terdiri atas:
  • Kuota Umum: Kuota yang dapat digunakan untuk mengakses seluruh laman dan aplikasi
  • Kuota Belajar: Kuota yang hanya dapat digunakan untuk mengakses laman dan aplikasi pembelajaran.

2. Apa saja rincian bantuan kouta data internet yang diberikan oleh Kemendikbud kepada siswa, guru, mahasiswa, dan dosen?

Jawab:
Rincian bantuan kuota data internet dibagi menjadi empat kategori yaitu sebagai berikut:

Peserta Didik Jenjang PAUD: 
20 GB / bulan
- 5 GB Kuota Umum
- 15 GB Kuota Belajar

Peserta Didik Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah
35 GB / bulan
- 5 GB Kuota Umum
- 30 GB Kuota Belajar

Pendidik Jenjang PAUD dan Pendidikan Dasar dan Menengah
42 GB / bulan
- 5 GB Kuota Umum
- 37 GB Kuota Belajar

Dosen dan Mahasiswa
50 GB / bulan 
- 5 GB Kuota Umum
- 45 GB Kuota Belajar

3. Siapa saja yang berhak mendapatkan bantuan kuota data internet ini ?

Jawab:
Bantuan kuota internet pendidikan diberikan kepada:
  1. peserta didik pada pendidikan anak usia dini (PAUD) dan jenjang pendidikan dasar dan menengah
  2. pendidik pada PAUD dan jenjang pendidikan dasar dan menengah;
  3. mahasiswa; dan
  4. dosen.

4. Apa saja syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan bantuan kuota data internet ini ?

Jawab:
Penerima bantuan kuota internet pendidikan harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:
Peserta Didik pada PAUD dan Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah:
  • Terdaftar di aplikasi Dapodik; dan
  • Memiliki nomor ponsel aktif atas nama peserta didik/orang tua/anggota keluarga /wali.
Pendidik pada PAUD dan Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah:
  • Terdaftar di aplikasi Dapodik dan berstatus aktif; dan
  • Memiliki nomor ponsel aktif.
Mahasiswa:
  • Terdaftar di aplikasi PDDikti, berstatus aktif dalam perkuliahan atau sedang double degree;
  • Memiliki Kartu Rencana Studi pada semester berjalan; dan
  • Memiliki nomor ponsel aktif.
Dosen:
  • Terdaftar di aplikasi PDDikti dan berstatus aktif pada tahun ajaran 2020/2021;
  • Memiliki nomor registrasi (NIDN, NIDK, atau NUP); dan
  • Memiliki nomor ponsel aktif.

5. Di mana saya bisa mendapatkan daftar laman dan aplikasi pembelajaran yang dapat diakses menggunakan kuota belajar ?

Jawab:
Daftar laman dan aplikasi pembelajaran yang dapat diakses menggunakan kuota belajar dapat dilihat melalui laman https://kuota-belajar.kemdikbud.go.id/ dan akan diperbarui secara berkala.

6. Kapan bantuan kuota data internet ini mulai dilakukan?

Jawab:
Penyaluran kuota data internet dilakukan selama 4 (empat) bulan dari September sampai dengan Desember 2020 dengan jadwal sebagai berikut:

a. Bantuan kuota data internet untuk bulan pertama
1) tahap I pada tanggal 22 sampai 24 September 2020; dan
2) tahap II pada tanggal 28 sampai 30 September 2020.

b. Bantuan kuota data internet untuk bulan kedua
1) tahap I pada tanggal 22 sampai 24 Oktober 2020; dan
2) tahap II pada tanggal 28 sampai 30 Oktober 2020.

c. Bantuan kuota data internet untuk bulan ketiga dan keempat dikirim bersamaan.
1) tahap I pada tanggal 22 sampai 24 November 2020; dan
2) tahap II pada tanggal 28 sampai 30 November 2020.

7. Berapa lamakah masa berlakunya untuk bantuan kuota data internet ini setiap bulannya ?

Jawab:
Bantuan kuota data internet memiliki masa berlaku sebagai berikut:
  1. Bantuan kuota data internet untuk bulan pertama dan kedua berlaku selama 30 (tiga puluh) hari terhitung sejak kuota data internet diterima oleh nomor ponsel pendidik dan peserta didik; dan
  2. Bantuan kuota data internet untuk bulan ketiga dan keempat berlaku selama 75 (tujuh puluh lima) hari terhitung sejak kuota data internet diterima oleh nomor ponsel pendidik dan peserta didik.

8. Apakah setiap siswa atau mahasiswa hanya mendapatkan bantuan sebanyak satu kali dalam satu bulan ?

Jawab:
Ya, setiap penerima bantuan hanya dapat menerima bantuan kuota data internet untuk 1 (satu) nomor ponsel setiap bulannya.

9. Bagaimana jika peserta didik tidak memiliki nomor ponselnya sendiri ?

Jawab:
Program ini dapat disalurkan melalui nomor ponsel orangtua atau wali yang terdaftar, sehingga siswa tetap mendapatkan manfaat. Pastikan nomor ponsel orangtua atau wali terdaftar dalam program ini dengan menanyakan ke pihak sekolah.a

10. Apakah proses entri maupun verval dapat dilakukan meskipun sudah lewat batas waktu cut off, karena kendala teknis, seperti HP rusak, HP hilang, ganti HP, hingga ganti nomor, dan jaringan yang tidak mendukung?

Jawab:
Proses entri dan verval tetap bisa dilanjutkan walau melewati batas cut off. Setiap bulan ada dua tahap untuk entri maupun verifikasi dan validasi datanya agar bagi yang belum masuk di tahap pertama dikarenakan kendala teknis, maka dapat diakomodir pada tahap kedua.

Namun apabila pada kedua tahap tersebut tidak masuk ke dalam data yang diverikasi dan validasi, maka tidak akan mendapatkan kuota data internet pada bulan yang bersangkutan, tetapi masih dapat diberikan untuk kuota data internet untuk bulan berikutnya.

* bantuan kuota data internet untuk bulan ketiga dan keempat berlaku selama 75 (tujuh puluh lima) hari terhitung sejak kuota data internet diterima oleh nomor ponsel pendidik dan peserta didik.

Demikianlah beberapa penjelasan mengenai bantuan Kuota Data Internet, dan pertanyaan yang bisa minblo sampaikan. Untuk lebih lengkapnya tentang pertanyaan-pertanyaan seputar bantuan kuota data internet, silahkan unduh pdf di bawah ini:
Terima kasih, Bagikan apabila ini bermanfaat.

SI ADMIN

"Bila engkau menemukan cela pada seseorang dan engkau hendak mencacinya, maka cacilah dirimu karena celamu lebih banyak darinya." UMAR BIN KHATTAB

0 Comments: