Buletin
Memuat...
7 Cara Ampuh Mengatasi USB Flash Drive yang Sulit untuk Diformat

7 Cara Ampuh Mengatasi USB Flash Drive yang Sulit untuk Diformat

Rizqi Maharantau Blog - USB Flash Drive merupakan perangkat keras yang dibuat untuk tujuan sebagai media penyimpan data dengan menggunakan memori flash dengan ukuran fisik yang kecil. Flash Drive ini dibuat agar orang bisa mentransfer atau memindahkan data dari satu komputer ke komputer yang lain. Tidak hanya itu, walaupun dibilang ukuran fisiknya kecil, namun daya tampung data pada flash drive bisa dibilang besar. Kita akan menjumpai di pasaran dengan berbagai ukuran byte (bait) misalnya 8 Gigabyte, 16, 32, 64 dan seterusnya.

Pada flash drive ini, kita mungkin pernah menemukan masalah tidak bisa melakukan format dikarenakan flash drive yang kita gunakan terproteksi. Mudahnya, kalian akan melihat pernyataan "Disk is Write-Protected" atau "Remove The Write Protection or Use Another USB". Hal ini pada dasarnya adalah sebuah fitur yang dipasang dengan tujuan meilndungi data yang ada di dalam flash drive apabila terjadi hal yang tidak diinginkan. Ini berarti kita tidak bisa menghapus, menyalin, menempel, atau memindahkan file yang ada di dalam flash drive tersebut, dan tentunya tidak bisa diformat.

Mengatasi USB Flash Drive yang Memunculkan Pesan "Disk is Write-Protected" Ketika Akan Diformat

Ada beberapa cara yang digunakan untuk menghilangkan proteksi pada USB Flash Drive atau memori SD. Jadi, pada artikel berikut ini minblog akan berbagi beberapa cara untuk menghilangkan proteksi pada USB Flash Drive atau memori SD.

1. Melakukan Scanning terhadap Virus

Hal yang pertama bisa dilakukan adalah dengan memeriksa perangkat USB flash drive kalian terhadap virus. Terkadang, virus bisa mencegah beberapa kinerja dari flash drive dengan membuat beberapa file tidak bisa dihapus, dipindah ataupun disalin. Maka dari itu, silahkan lakukan scanning dengan antivirus andalan kalian untuk mengetahui apakah ada virus atau malware di dalam flash drive kalian.

2. Memeriksa tombol Proteksi pada Flash Drive

Pada era sekarang, ada flash drive yang dibekali dengan tombol proteksi fisik pada bagian sampingnya. Apabila tombol tersebut diaktifkan makan bisa menghambat fungsi seperti copy, paste, cut, atau delete. Oleh sebab itu, pastikan kalian mematikan terlebih dahulu fungsi tombol tersebut apabila kalian ingin melakukan kegiatan seperti tersebut di atas.

3. Memastikan Flash Drive tidak penuh


Terkadang beberapa brand flash drive menampilkan pesan error disebabkan karena kapasitas yang tidak cukup. Untuk memeriksa apakah sudah penuh atau belum, buka Windows Explorer, klik kanan pada nama flash drive kalian, kemudian pilih
'Properties'.

Selanjutnya kalian akan melihat keterangan sisa kapasitas dari flash drive tersebut. Apabila memang kapasitasnya penuh, silahkan dihapus beberapa file untuk menghilangkan error tersebut.

4. Memeriksa File


Maksudnya di sini adalah kalian bisa memeriksa file satu per satu yang mana dimungkinkan ada file yang ditandai sebagai 'Read-only'. Apabila kalian menemukan, maka itu bisa menyebabkan file tersebut tidak bisa dihapus, dan kemungkinan besar juga berpengaruh terhadap tidak bisanya flash drive untuk diformat secara keseluruhan. Cara untuk memeriksanya cukup dengan mengklik kanan pada file yang kalian pilih, kemudian pilih "Properties", dan lihat di bagian "Attributes:" , apakah tercentang 'Read-only' nya. Jika iya, maka silahkan hilangkan terlebih dahulu.

5. Menggunakan Command Prompt

Cara berikut ini banyak sekali dibahas di berbagai situs dikarenakan keampuhannya. Ya kalian bisa menghilangkan proteksi pada flash drive melalui perintah yang ada pada Cmd.

Langkah 1. Pastinya buka Command Prompt. Saya yakin kalian sudah tahu cara membukanya.

Langkah 2. Setelah terbuka jendela Command Prompt, ketik Diskpart dan tekan Enter.


Langkah 3
. Setelah itu ketik list disk.


Langkah 4
. Kemudian ketik select disk 1, itu perintah yang akan otomatis memilih nama USB flash drive kalian.


Langkah 5
. Selanjutnya ketik lagi 'attributes disk clear readonly' dan Enter.


Setelah itu kalian boleh menutup jendela Command Prompt dan silahkan format USB flash drive kalian. Nantinya proteksi pada flash drive kalian akan hilang.

6. Menggunakan Registry Editor

Pada cara berikut ini, untuk menghilangkan proteksi pada USB flash drive, kita akan sedikit memodifikasi nilai pada registry yang ada pada Windows kita.

Langkah 1. Buka kotak Run dengan cara tombol kombinasi pada keyboard 'Logo Windows + R'. Kemudian setelah muncul kotak, ketikkan 'Regedit' lalu Enter.

Langkah 2. Sekarang pergi ke bagian berikut ini:
HKEY_LOCAL_MACHINE/SYSTEM/CurrentConrolSet/Control/StorageDevicePolicy

Langkah 3. Kalian akan melihat StorageDevicePolicies, kemudian klik dan rubah nilainya menjadi 0.

Cara tersebut akan menghilangkan proteksi pada media USB Flash Drive kalian.

Bagaimana jika tidak menemukan StorageDevicePolicies?

Jika kalian tidak menemukan pilihan 'StorageDevicePolicies', maka kalian bisa membuat sendiri. Langkahnya sama, pergi saja ke bagian berikut ini:

HKEY_LOCAL_MACHINE>System>CurrentControlSet>Control

Jika sudah, klik kanan pada area berwarna putih sebelah kanan, pilih New > Key dan masukkan namanya StorageDevicePolicies. Pastikan kalian mengetik secara benar. Kemudian klik kiri dobel pada StorageDevicePolicies tadi, pilih New > DWORD dan ketikkan lagi nama WriteProtect, setelah itu beri nilainya 0. Klik OK, dan restart komputer kalian.

7. Menonaktifkan Enkripsi BitLocker pada Partisi di Windows

Cara terakhir dari tulisan ini adalah dengan mematikan fungsi enkripsi BitLocker pada partisi hard disk kalian. Kenapa demikian? ya karena apabila fungsi tersebut aktif, maka bisa menimbulkan error. Berikut langkah menonaktifkan BitLocker.

Langkah 1. Buka My Computer dan klik kanan pada nama partisi apa saja di komputer kalian. Setelah itu klik 'Manage BitLocker'.

Langkah 2. Setelah terbuka jendela BitLocker, kalian cukup menonaktifkan BitLocker pada USB flash drive kalian.

Langkah 3. Tunggu beberapa saat hingga keterangan BitLocker off.

Note: Cara terakhir ini dilakukan apabila kalian pernah mengaktifkan fitur Enkripsi BitLocker, jika tidak maka tidak perlu dilakukan.

Demikianlah beberapa cara yang bisa digunakan apabila kalian menemukan error 'The Disk is Write-Protected' atau 'Remove The Write Protection or Use Another USB' ketika ingin memformat ulang USB Flash Drive atau memori SD.


Semoga bermanfaat, tulisan komentar kalian di bawah ya dan jangan lupa untuk dibagikan ke lain jika dirasa tulisan ini berguna. Terima kasih.

SI ADMIN

"Bila engkau menemukan cela pada seseorang dan engkau hendak mencacinya, maka cacilah dirimu karena celamu lebih banyak darinya." UMAR BIN KHATTAB

0 Comments: